Catatan Dari Aremanita

Aremania

Aremania

Kewajiban tak Menghalangiku
Cerita singkat dari sebuah perjalanan demi tim pujaan ayas, Arema Singo Edan. Tim sepak bola Arema dan Aremania adalah satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan. Tiada akan berarti bila salah satunya tiada, bak mata uang logam satu keping dan satu harga yang terdiri dua sisi kanan dan kiri.

Walaupun dalam mengarungi kompetisi Liga Super Indonesia 2008/09 musim lalu tim Arema kurang memenuhi harapan Aremania, yaitu keinginan juara, tapi Aremania dan Aremanita pasti selalu ingat bahwa Arema pernah memberikan yang terbaik dan saat saat indah yang membanggakan saat dua kali berturut-turut meraih juara Copa Indonesia tahun 2005 dan 2006.

Jadi intinya Arema pasti ingin memberikan yang terbaik untuk Aremania dan Aremanita, begitu pula sebaliknya yang di antara lain adalah sebuah loyalitas tanpa batas seperti salah satunya Aremanita dalam foto diatas sebagai gambarannya dengan Dua Peri kecilnya dan dengan perjalanan yang cukup melelahkan (antara ibu kota negara menuju ibu kota Arema nan indah kebanggaan kita Malang) nampaknya tidak menghalanginya untuk mendukung secara langsung tim Singo Edan berlaga.

Aremanita

Rina

Saat terik matahari menyengat cuaca saat itu berbekal selimut kecil , termos air panas (yang lolos dari pemeriksaan saat masuk stadion) botol susu, satu tas mungil berisikan buku buku dan alat tulis tidak membuat Aremanita Licek surut langkah untuk berangkat ke Kanjuruhan dengan adarus menyaksikan pertandingan terakhir Arema.

Dengan suka cita dan rasa lelah yang bercampur baur sepanjang awal pertandingan sampai peluit terakhir di bunyikan. Akhirnya mendapatkan timbal balik yang luar biasa dengan kemenangan yang diberikan Arema saat terakhir berlaga. Ucapan terima kasih yang tak terhingga pada semua elemen Arema dan tentu saja pada Tuhan Yang Maha Esa.

Arema, Aremania, dan Aremanita marilah kita rapatkan barisan untuk berbenah mencari solusi dari kekurangan dan melanjutkan atau menambah kekuatan yang sudah ada.

Janganlah pernah terhenti walau sedetikpun untuk terus berjuang agar lebih maju. Janganlah pernah saling menyalahkan, mari kita saling berusaha memberikan yang terbaik bukan saling menuntut lebih. Janganlah saling merendahkan, mari saling bertukar pendapat secara cerdas, profesional, rasional, dan santun.

Pastinya yang bisa membangun lebih baik untuk keberadaan dan kejayaan Arema dan Aremania hari ini, besok, dan seterusnya.

Kepada tim Arema termasuk pemain, pelatih, dan management, kami memahami kegagalan musim lalu, tapi kami berharap kegagalan tidak terulang lagi musim depan dan kami yakin semua elemen Arema juga berharap sama.

AremaniaAremania dan Aremanita selalu ada di sisi perjuanganmu, kadang tidak mengenal terik matahari, dinginya angin malam, lelah, letih, jarak pun bukan halangan untuk Arema.

Oleh karena itu berjuanglah sekuat tenaga dalam setiap pertandingan, hargai lima huruf penuh arti dan makna Arema sebagai panca indra dan tegakkan kepala, lihatlah Aremania dan Aremanita yang mendukung tanpa lelah, yang mengalami berbagai cerita dalam perjalannya menuju stadion baik saat laga kandang maupun tandang.

Dalam sepak bola memang hasil akhir yang menentukan dan yang ditunggu tunggu, tapi buat ayas dan nawak- nawak Aremania dan Aremanita yang sependapat adalah nilai perjuangannya menuju hasil akhir itu yang utama dan berharga.

Semoga cerita yang sekelumit dan mungkin tidak begitu berarti bagi sebagian nawak-nawak lainnya ini dapat memberi asa dan harapan lebih baik bagi Arema dan Aremania. Meski ayas sebagai Aremanita yang mempunyai berbagai kewajiban namun tak menghalangi rasa cinta ayas dan Aremania Licek untuk senantiasa mendukung dan menjadi bagian terdekat perjuanganmu.

Jalan panjang sudah diretas pantang surut langkah ataupun memelas apalagi was-was. Mudah satu lidi untuk dipatahkan sulit seikat lidi untuk di lekukkan dengan sebuah perpecahan. Salam satu jiwa, Arema. (*)

Dikirim oleh Rina Arema Karakawa

VN:F [1.9.22_1171]
Rating: 0.0/10 (0 votes cast)
VN:F [1.9.22_1171]
Rating: 0 (from 0 votes)

ArSen

AreMa Senayan

You may also like...

1 Response

  1. fahroe says:

    hidup Arema

    VN:F [1.9.22_1171]
    Rating: 0.0/5 (0 votes cast)
    VN:F [1.9.22_1171]
    Rating: 0 (from 0 votes)

Leave a Reply