Dari Media Officer Arema Indonesia

Salam Satu Jiwa, Arema Indonesia

Sebagai rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, kami memanjatkan beribu terima kasih kepada Tuhan yang membuka mata hati para petinggi sepak bola kita dengan memberikan keputusan yang seadil-adilnya, bahwa laga terakhir putaran pertama ISL antara Arema Indonesia lawan PSM Makassar Rabu 27 Januari 2010 lusa, dapat ditonton oleh khalayak, tentunya Aremania. Atas nama PT Arema Indonesia serta jajaran pemain, pelatih dan official juga menyampaikan terima kasih tidak terhingga kepada rekan-rekan Aremania atas doa dan upayanya membantu kami agar terbebas dari sanksi yang sangat merugikan kami itu.

Namun, tentunya rasa syukur itu juga perlu diimbangi dengan intropeksi kita semua, agar kedepan tidak ada peluang bagi pihak lain untuk mencari-cari kesalahan atas prestasi dan profesionalisme Arema dan Aremania. Karena itu, kami tetap berharap saran dan masukan dari semua pihak sangat penting bagi kami untuk melangkah. Tentu kita sudah banyak belajar dan bercermin dari ‘kekhilafan’ yang pernah kita perbuat.

Tentu kita juga tidak arif dan bijaksana bila sanksi dan hukuman yang kita terima, harus dibanding-bandingka n dengan perilaku yang keliru yang dilakukan pihak-pihak di luar Arema dan Aremania. Kami taat hukum, semua telah kita lakukan sesuai mekanisme peraturan organisasi tentang disiplin. Semua telah dibuktikan, Aremania menjalani hukuman 2 tahun, tanpa mau diberi remisi, karena itu harga diri. Arema menolak tunduk upaya-upaya yang dilakukan Komdis yang kami menilai jauh dari rasa keadilan, karena itu ketika upaya banding buntu dan kita tidak diberikan kesempatan itu, kami lakukan prosedur dan mekanisme resmi melalui Peninjauan Kembali alias PK.

Sekali lagi terpenting adalah, kita jangan putus asa terus perbaiki diri kita sendiri, Jaga Hati, Jaga Diri adalah Kunci Sukses itu semua. Jagalah hati kita agar Arema Indonesia tetap eksis di Indonesia dan dunia. Jagalah Diri untuk tetap tidak melakukan upaya-upaya negatif yang justru merugikan kita semua. Emosi tentu ada ukurannya, harga diri tentu menjadi jati diri kita. Kompetisi ISL Putaran Kedua ada didepan mata. Saatnya Arema dan Aremania, menjadi suri tauladan, menjadi pilot project sportifitas dan menjunjung tinggi fairplay, menjadi rujukan pengelolaan industri bola di Indonesia.

Semua telah kita buktikan separuh musim ini. Tinggal bagaimana kita terus mempertahankan. Sekali lagi kami ingatkan, jangan lagi ada lemparan botol ke dalam lapangan pertandingan, jangan lagi ada caci maki yang mengarah pada SARA, jangan lagi ada yang memaksa masuk sentelban. Dan jangan ada anarkisme baik di dalam maupun diluar stadion. Kami juga ingatkan kepada adik-adik kami penerus jiwa Arema, jangan tularkan kekerasan kepada mereka, jangan tularkan ‘salam jari tengah’ yang menjijikan itu. Tapi tularkanlah kultur dan budaya damai kepada mereka melalui SALAM SATU JIWA. AREMA INDONESIA.

Sudarmaji, Media Officer Arema Indonesia

VN:F [1.9.22_1171]
Rating: 0.0/10 (0 votes cast)
VN:F [1.9.22_1171]
Rating: 0 (from 0 votes)

ArSen

AreMa Senayan

You may also like...

42 Responses

  1. Arief Ken Riyadi says:

    Salam 1 jiwa, maju terus Arema Indonesia, bantai lawanmu saat berlaga, dan jadilah juara dalam putaran ISL tahun ini.
    Dan untuk Aremania, mari kita tunjukkan bahwa kita layak untuk menjadi supporter terbaik di Indonesia.

    VN:F [1.9.22_1171]
    Rating: 0.0/5 (0 votes cast)
    VN:F [1.9.22_1171]
    Rating: 0 (from 0 votes)
  2. Santoz_Arsen26 says:

    Ayo junjung tinggi sportivitas dan terus berkreasi dan mendukung Tim Singo Edan dengan Spirit Persaudaraan !

    VA:F [1.9.22_1171]
    Rating: 0.0/5 (0 votes cast)
    VA:F [1.9.22_1171]
    Rating: 0 (from 0 votes)

Leave a Reply