Redam Euforia, Fokus Poin Penentuan

Sumardi - Bontang FC

Kedua Team yang masih mempunyai peluang juara yaitu Arema Indonesia dan Persipura Jayapura nampaknya tidak ingin menyia-nyiakan semua peluang yang ada untuk meraih gelar Juara. Menghadapi team papan Bawah Persik Kediri di Jayapura, dengan pertandingan yang dimulai 2 jam lebih awal karena perbedaan waktu (WIB dan WIT beda 2 Jam), Team Mutiara Hitam dari Papua sempat memuncaki klasemen sementara untuk beberapa saat. Namun hal ini tidak dibiarkan begitu saja oleh Skuad Asuhan Robert Rene Albert. Diawali goal cantik dari hasil tendangan bebas Esteban Guillen dan di tambah goal Ridhuan Muhammad dan Ahmad Bustomi, Singo Edan tidak ingin menyia-nyiakan setiap peluang yang ada.

Bagi Bontang FC yang di tundukkan Arema Indonsia sore ini, kehilangan seorang Kiper tanpa pengganti tentunya menjadi situasi yang sangat menyulitkan bagi klub, Cederanya Sumardi ketika jatah pergantian pemain sudah habis sangat menyulitkan Bontang FC, sehingga Fachry Husaini pun harus memainkan strategi dadakan dengan memainkan kiper dadakan. Hal ini tentunya menjadi kesempatan yang tidak ingin disia-siakan oleh para punggawa Singo Edan, sehingga setelah kejadian ini, Arema masih sempat menambahkan 2 goal lagi ke gawang Bontang FC.

Kemenangan ini tentunya semakin mendekatkan langkah Arema Indonesia menuju gelar Juara Indonesia Super League. Dengan tambahan 1 poin lagi, Arema Indonesia akan memastikan diri sebagai Juara Super League. Hal ini tentunya menjadi kebanggaan tersendiri bagi Jutaan Aremania yang menyaksikan pertandingan ini baik secara langsung di Kandang Singa, melalui siaran Televisi, melalui Live Commentatory lewat website resmi PT. Arema Indonesia, bahkan bagi yang tidak mengikuti secara langsung juga mengikuti dari kabar yang diterima dari rekan-rekannya yang mengikuti pertandingan secara langsung.

Namun yang harus diingat bahwa tekanan yang berlebihan yang menginginkan Arema Indonesia juara justru bisa menjadi bumerang bagi kita, seperti disampaikan Robert Rene Albert dalam jumpa pers usai pertandingan bahwa banyak pemain yang tertekan karena tuntutan yang sangat besar untuk menjadi juara adalah salah satu penyebab permainan anak asuhnya sempat tidak dapat berkembang. Oleh karenanya cukuplah kemenengan ini kita sikapi sebagai kemenangan seperti biasanya, Arema masih butuh tambahan 1 poin lagi untuk juara, tetap kita dukung Arema untuk bermain sebaik mungkin. Meskipun dengan peluang yang ada, ambisi untuk merebut juara adalah suatu hal yang wajar, dan kedatangan trophy Super Leageu di Malang Raya juga telah lama di nanti-nantikan, akan tetapi jangan sampai langkah yang tinggal satu anak tangga lagi ini justru menjadi sia-sia.

Teruslah berjuang Singo Edan, satukan tekadmu, kobarkan semangatmu, apapun hasilnya kau tetap Singo Edanku….

Ps. Penulis memberikan applaus yang sangat tinggi untuk Sumardi, Penjaga gawang Bontang FC yang mengalami cidera karena mempertahankan team kebanggannya. Semoga anda lekas sembuh dan dapat bermain di 2 pertandingan terakhir.

VN:F [1.9.22_1171]
Rating: 0.0/10 (0 votes cast)
VN:F [1.9.22_1171]
Rating: 0 (from 0 votes)

Paklek Uning

host cindai. wkakakakaka....

You may also like...

1 Response

  1. Tatoo says:

    saya sangat utujes ilakes, karena dengan tekanan untuk meraih kemenangan pemain akan terbebani dan membuat permainan tidak berkembang…. sebaiknya nawak-nawak semua bersabar untuk melakukan euforia….. tinggal selangkah lagi gelar juara ada di tangan, kita berdoa untuk AREMA INDONESIA dan buat pemain terus berjuang untuk meraih kemenangan…… BRAVO AREMANIA INDONESIA

    VA:F [1.9.22_1171]
    Rating: 0.0/5 (0 votes cast)
    VA:F [1.9.22_1171]
    Rating: 0 (from 0 votes)

Leave a Reply