All Star Vs Super Star

Penyerahan Hadiah & Trophy ISL

Penyerahan Hadiah & Trophy ISL

Penutupan Liga Super Indonesia 2010 yang sedianya akan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SU GBK), namun karena tidak mendapatkan ijin keamanan akhirnya di pindahkan ke Stadion Kanjuruhan Malang. Arema Senayan saat dihubungi langsung melalui telepon oleh pihak PT. Liga Indonesia tersenyum cerah membayangkan antusiasime Aremania di Malang Raya akan Inagurasi Penutupan ISL ini.

Seperti sudah di duga sebelumnya, antusiasme Aremania di Malang Raya sudah tidak menyisakan tiket lagi sejak pertandingan masih kurang beberapa hari lagi. Pertandingan yang di hadiri oleh Menpora yang membawa titipan salam dan ucapan selamat dari Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono ini di awali dengan beberapa prosesi. Di antaranya adalah di umumkannya Aldo Bareto sebagai Top Skorer Liga Super Indonesia,, juga terpilihnya penjaga gawang muda penuh talenta dari Arema Indonesia Kurnia Meiga sebagai pemain terbaik Liga Super Indonesia musim 2009/2010. Benteng terakhir Arema Indonesia ini, telah sukses mengawal gawang Singo Edan sehingga menjadi team dengan jumlah kemasukan goal paling sedikit.

Disamping itu, tentunya yang paling di tunggu-tunggu adalah pengumuman dan penyerahan Medali dan Piala Asli bagi juara Liga Super Indonesia. Gegap gempita dan gemuruh puluhan ribu Aremania yang memadati stadion Kanjuruhan tidak dapat dibendung. Suasana yang sama terjadi di seluruh Nusantara bagi Aremania yang menyaksikan melalui Layar Kaca, baik dengan Nonbar maupun menonton sendiri.

Disamping itu, tuan rumah juga terpilih sebagai Panpel terbaik yang mampu mengumpulkan rata-rata penonton terbanyak dan menjaga pertandingan sehingga Stadion Kanjuruhan menjadi stadion yang paling aman di Indonesia yang hampir tidak pernah terjadi insiden berarti selama berlangsungnya Liga Super Indonesia. Disamping itu, kehormatan berupa MC terbaik juga di dapatkan MC Arema Indonesia Ovan Tobing.

Pertandingan Perang Bintang sendiri, merupakan pertandingan Ekshibisi tanpa gelar sebagi hiburan bagi seluruh penggemar bola di tanah air. Berlangsung seru sejak menit pertama, jual beli serangan antara kedua team berlangsung dalam tempo yang cepat. Gol pembuka Park Jung Hwan dan Aldo Bareto membuat tuan rumah ketinggalan lebih dulu 0-2. Namun Arema Indonesia kembali menunjukkan kelasnya sebagai team juara. Dengan mental juara yang tinggi, menghadapi team bertabur bintang, tidak berapa lama melalui kerjasama team yang rancak dan di tutup dengan goal berkelas dari Roman Chmello dan Nooh Alam Shah membuat kedudukan menjadi imbang 2-2. Hal ini membuat para bintang yang nampak tampil dengan aman dan nyaman meski di hadapan pendukung tuan rumah bermain lebih ngotot lagi dan sebelum babak pertama berakhir akhirnya mampu kembali unggul 2-3.

Peluit tanda pertandingan babak kedua dimulai, memulai kembali permainan cantik yang diperagakan oleh kedua team. Dan baru berjalan 2 menit, kembali Aldo Bareto membuktikan dirinya pantas disebut sebagai Top Skorer dengan kembali mencetak goal membuat Arema Indonesia ketinggalan 2-4.

Ketinggalan dua goal membuat anak asuh Robert Albert bermain lebih beringas. Pada menit ke-57 kembali goal Roman Chmello memperkecil ketinggalan menjadi 3-4. Dan jual beli seranganpun berlanjut. Tampil di hadapan publik pendukung menjadi tambahan semangat tersendiri bagi skuad Singo Edan. Dendy Santoso yang turun menggantikan M. Fakhruddin menjadi satu-satunya pemain lokal yang mencetak goal dan menyamakan kedudukan menjadk 4-4, dan di balas dengan goal Christian Gonzales pada menit ke-72 membuat kedudukan berubah menjadi 4-5 dan bertahan hingga wasit terbaik Liga Super Indonesia Oki Dwi Putra meniupkan peluit panjang.

Pertandingan yang juga di saksikan salah satu legenda Aremania Sam Ikul dari tribun Wartawan ini berlangsung keras, cepat dan sportif serta di mainkan dengan skill yang tinggi ini menjadi daya tarik tersendiri apapun hasilnya, permainan Singo Edan di lapangan hijau telah menunjukkan kelasnya sebagai Team Juara.

Simak pula berita foto pada bagian lain. (lek.)

Foto by : aremafc.com

VN:F [1.9.22_1171]
Rating: 0.0/10 (0 votes cast)
VN:F [1.9.22_1171]
Rating: 0 (from 0 votes)

Paklek Uning

host cindai. wkakakakaka....

You may also like...

5 Responses

  1. Sam Ken says:

    Pertamax!!!
    Meski kalah, Arema osi ngimbangi sitik rek Tim Bintang ISL, kacek 1 strip lah!

    VA:F [1.9.22_1171]
    Rating: 0.0/5 (0 votes cast)
    VA:F [1.9.22_1171]
    Rating: 0 (from 0 votes)
  2. arie says:

    kemarin mlam memang pertandingan yang sangat bagus sam, tapi sangat disayangkan ada insiden yg membuat saya sangat jengkel dan marah pada panpel bli, yaitu diusirnya sam ikul (lucky acub Zaenal) bapak kita  pendiri arema diusir dari triubun VVIP dan harus menyaksikan pertandingan dari tangga tribunYour comment

    VA:F [1.9.22_1171]
    Rating: 0.0/5 (0 votes cast)
    VA:F [1.9.22_1171]
    Rating: 0 (from 0 votes)
    • Sam Ken says:

      dan Pulang bersama istri di temani air mata kecewa!

      VA:F [1.9.22_1171]
      Rating: 0.0/5 (0 votes cast)
      VA:F [1.9.22_1171]
      Rating: 0 (from 0 votes)
  3. arie says:

    kemarin mlam memang pertandingan yang sangat bagus sam, tapi sangat disayangkan ada insiden yg membuat saya sangat jengkel dan marah pada panpel bli, yaitu diusirnya sam ikul (lucky acub Zaenal) bapak kita  pendiri arema diusir dari triubun VVIP dan harus menyaksikan pertandingan dari tangga tribun

    VA:F [1.9.22_1171]
    Rating: 0.0/5 (0 votes cast)
    VA:F [1.9.22_1171]
    Rating: 0 (from 0 votes)
  4. Niar Laksita says:

    Mengandung TEGANG,SERU dan MENGHIBUR, gak sia2 berangkat jam 12 siang dihibur Maliq d’essential tapi gak ke reken podo ngreken Yuli Sumpil semua Aremania :) , ,temen2 Maksmania, Pasoepati,The Jack, LAmania,Persikabo, Snex, Slemania, Aremania Dewata, Aremania Batavia tumplek blek di Kanjuruhan. Salam Satu Jiwa.

     

    VA:F [1.9.22_1171]
    Rating: 0.0/5 (0 votes cast)
    VA:F [1.9.22_1171]
    Rating: 0 (from 0 votes)

Leave a Reply