Mengintip Cerezo Osaka Lawan Perdana Arema di LCA 2011

Kincho Nagai Stadium, homebase Cerezo Osaka  (Foto : soccerway.com)

Kincho Nagai Stadium, homebase Cerezo Osaka (Foto : soccerway.com)

Arema Indonesia pada 2 Maret 2011 mendatang akan mengawali kiprah sebagai wakil Indonesia untuk Liga Champion Asia. Dalam undian yang dilangsungkan di markas AFC,  Arema akan bertemu salah satu wakil dari Jepang, Cerezo Osaka. Untuk mengetahui sedikit profil mereka berikut sedikit ulasan dari aremasenayan.com.

Cerezo Osaka adalah klub yang didirikan pada tahun 1957 menggunakan Kincho Nagai stadium sebagai markas mereka. Klub dengan kostum yang agak unik yaitu “pink biru” ini merupakan peringkat 3 dalam klasemen akhir J1 League kompetisi 2010 dibawah Nagoya Grampus dan Gamba Osaka.

Sejak mereka degradasi ke J2 League pada tahun 2006, manajemen mempercayakan seorang pelatih asal Brasil, Levy Culpi untuk menangani klub. Alhasil sentuhan Culpy sedikit demi sedikit memberikan hasil yang signifikan. Peringkat 5 pada tahun 2007, peringkat 4 tahun 2008, dan peringkat 2 tahun 2009 yang membuat Cerezo Osaka kembali promosi ke top J1 League. Bahkan dalam “debut” di tahun 2010, Cerezo Osaka bahkan mampu finish di urutan ke 3 dan masuk perempat  final di Emperor’s Cup (Piala Liga). Mereka pun berhak mendapat jatah tiket ke Liga Champion Asia.

Skuad Cerezo Osaka 2010  (foto : www.diggex.com)

Skuad Cerezo Osaka 2010 (foto : www.diggex.com)

Performa Cerezo Osaka memang cukup mengesankan di J1 League. Sebagai tim yang baru promosi mereka bisa menjungkalkan tim-tim besar seperti Kawasaki Frontale, Jubilo Iwata atau Yokohama marinos. Berikut 4 (empat) pertandingan terakhir mereka di kompetisi J1 League 2010

Sat 20/11/10 J1L Cerezo Osaka 2 – 0 Yokohama F. Ma…
Tue 23/11/10 J1L Kawasaki Frontale 1 – 2 Cerezo Osaka
Sun 28/11/10 J1L Shonan Bellmare 0 – 4 Cerezo Osaka
Sat 04/12/10 J1L Cerezo Osaka 6 – 2 Júbilo Iwata

sumber : soccerway.com

Kunci dari kesuksesan mereka adalah rata-rata memiliki pemain muda usia. Ditambah dengan pemain pinjaman asal Vasco Da Gama, Brasil, Adriano yang membukukan 19 gol dalam musim lalu  serta penyerang andalan timnas Jepang, Shinji Kagawa.

Adriano dan Shinji Kagawa andalan Cerezo di musim lalu.  Foto : cerezo.co.jp

Adriano dan Shinji Kagawa andalan Cerezo di musim lalu. Foto : cerezo.co.jp

Namun musim ini berbeda, di jendela transfer, penggedor utama, Adriano memutuskan hengkang ke klub sekota yaitu Gamba Osaka dan Shinji Kagawa dipinang raksasa jerman Borussia Dortmund. Untuk menambal itu, Cerezo Osaka mendatangkan penyerang muda dari Vasco Da Gama, Rodrigo Pimpao dan beberapa pemain lokal dari jepang dan korea.

Tentunya tidak mudah Cerezo Osaka membangun kerjasama dalam tim dengan komposisi pemain anyar. Kali ini kita berharap, Arema Indonesia dapat memanfaatkan moment tersebut, untuk setidaknya berbicara di level asia. Memang rata-rata fisik pemain di Liga Indonesia masih tertinggal dengan pemain-pemain di Liga Asia lain, namun semangat dan kekompakan tim serta dukungan aremania akan melecut para pemain memberikan yang terbaik untuk kejayaan Arema Indonesia.

Direncanakan tim “Singo Edan” akan berangkat ke Osaka pada 28 Februari 2011, kalau tidak ada halangan Tim “Singo Edan” akan disambut cuaca yang cukup ekstrem antara 5-8 derajat Celcius. Meski demikian ini adalah sebuah pengalaman dan tantangan yang harus ditaklukkan. Selama peluit panjang belum ditiup, pantang pulang sebagai pecundang.

Ayo “Singo Edan”, kami ingin melihat kalian perkasa di negeri Sakura!

Head to Head :

Lini Belakang :

Rodrigo Pimpao                     Purwaka

Ryuji Bando                 Leonard Tupamahu

Purwaka dan Leonard  akan berusaha menghadang duet Ryuji Bando & Rodrigo Pimpao striker lincah yang masih berusia 23 tahun ini. Dengan kematangan dan permainan lugas diharapkan Rodrigo kesulitan menembus benteng singo edan.

Lini Tengah :

Luiz Martines                         Bustomi

Bustomi kali ini akan beradu cerdik dengan Martinez pemain asal klub Palmeiras, Brasil. Melihat usia Martines yang sudah menginjak kepala 3, berharap Bustomi dapat memanfaatkan fisiknya yang lebih bugar, untuk dapat bekerja sama dengan Esteban Guillen mencari peluang.

Lini Depan :

Teriyuki Moniwa                   Along

Arema akan mengandalkan Along dan Roman Chamelo menggedor pertahanan Cerezo Osaka yang dikawal Kapten tim, Moniwa Teruyuki. Usia yang tidak jauh beda akan membuat Cerezo Osaka harus waspada sebab ke”ngotot”an Along ditambah kecerdikan Roman akan merepotkan pertahanan mereka.

Strategi :

Levy Culpi                                 Miroslav Janu

Bermain di kandang sendiri akan memudahkan pelatih Cerezo, Levy Culpi untuk menyerang di awal-awal pertandingan. Karakter amerika latin sangat mungkin terlihat di permainan Cerezo nanti. Berbeda dengan Miro, karakter permainan yang lugas dan keras mungkin akan jadi pilihan seperti permainan khas Eropa Timur.  Semoga Miro dapat menerapkan taktiknya untuk meredam cerezo di kandang mereka.

Foto-foto : cerezo.co.jp

VN:F [1.9.22_1171]
Rating: 0.0/10 (0 votes cast)
VN:F [1.9.22_1171]
Rating: 0 (from 0 votes)

You may also like...

4 Responses

  1. Bro Fahroe says:

    pertamaxxx

    VN:F [1.9.22_1171]
    Rating: 0.0/5 (0 votes cast)
    VN:F [1.9.22_1171]
    Rating: 0 (from 0 votes)
  2. Budi Arsono says:

    semoga AREMA INDONESIA mendapat hasil yang terbaik dan maksimal

    VA:F [1.9.22_1171]
    Rating: 0.0/5 (0 votes cast)
    VA:F [1.9.22_1171]
    Rating: 0 (from 0 votes)
  3. Yamatanoorochi says:

    osaka pzti klah 5-0

    VA:F [1.9.22_1171]
    Rating: 0.0/5 (0 votes cast)
    VA:F [1.9.22_1171]
    Rating: 0 (from 0 votes)
  1. 1 March 2011

    […] pertandingan pertama Liga Champion Asia 2011, Cerezo Osaka vs Arema Indonesia, skuad singo edan sudah mulai beradaptasi dengan temperatur di Jepang. Suhu saat siang mencapai 11 […]

Leave a Reply