Pertarungan Dua Raja Rimba

Ilustrasi : Macan Vs Singo

Ilustrasi : Macan Vs Singo

Pertemuan antara Arema Indonesia menghadapi Persija Jakarta bisa menimbulkan multi dimensi pemaknaan. Di satu sisi, pertemuan kedua kesebelasan yang memiliki pendukung fanatik yang bersahabat erat ini (Jakmania dan Aremania) seolah-olah selalu menjadi ajang reuni kedua pendukung dalam moment dan nuansa yang penuh persahabatan. Tidak ada friksi yang terjadi sesudahnya apapun hasil pertandingan. Stadion selalu dibanjiri oleh pendukung kedua kesebalasan dalam balutan warna Orange dan Biru apakah itu di Kandang Macan (SU GBK) ataupun di Kandang Singa (Stadion Kanjuruhan).

Oleh karena itu, tak heran jika pada musim lalu (2009-2010) pertemuan Arema Indonesia Vs Persija Jakarta di laksanakan di awal musim sebagai salah satu laga pembuka ISL, dan pertemuan Persija Jakarta Vs Arema Indonesia diselenggarakan di akhir musim sebagai salah satu laga penutup ISL. Pihak penyelenggara liga tentunya berharap adanya pembukaan ISL yang meriah dan penutupan yang manis. Secara kebetulan pula, sebelum menghadapi Persija Jakarta di SU GBK pada musim lalu, Arema Indonesia telah memastikan gelar juara pada pertandingan sebelumnya di menghadapi PSPS Pekanbaru di Pekanbaru, sehingga laga penutup di SU GBK  seolah-olah hanya menjadi ajang ekshibisi, silaturahmi yang ternyata bukan hanya dihadiri kedua pendukung kesebalasan, tapi juga berbagai kelompok dan elemen suporter lain yang seolah-olah turut merayakan gelar juara pertama Arema Indonesia di ajang ISL.

Silaturahmi Suporter (GBK 30 Mei 200)

Silaturahmi Suporter (GBK 30 Mei 200)

Di sisi lain, pertemuan kedua kesebelasan papan atas di Indonesia ini juga merupakan pertandingan yang penuh dengan adu kualitas teknik permainan, dan menjadi tontonan yang menarik. Dihuni pelatih dan pemain berkualitas akan menjadikan pertemuan kedua team menjadi pertempuran yang penuh dengan taktik dan strategi.

Saat ini Persija Jakarta dilatih oleh pelatih kawakan Rahmad Darmawan, pelatih berlatar belakang marinir yang sempat mengantarkan Sriwijaya FC meraih double winner ini dikenal sebagai pelatih kharismatik yang penuh dengan taktik dan strategi. Sementara Arema Indonesia saat ini di pimipin oleh Manager/Coach Miroslav Janu, pelatih dari Eropa Timur yang memiliki lisensi kepelatihan UEFA Pro (di UEFA sertifikasi pelatih ada Pro untuk seperti yang dimiliki Janu dan dibawahnya A seperti yang dimiliki Timo, B, Level 1 dan 2). Arsitek yang sebelumnya juga sempat melatih Arema Malang (saat itu) ini juga pelatih yang sarat pengalaman dan cerdas dalam bertaktik dan membidik pemain muda.

Sementara di lini depan, Striker legendaris Persija dan Tim Nasional sekaligus kapten Team Bambang Pamungkas masih menjadi andalan bersama gelandang serang yang memiliki kecepatan dan kecerdikan asal Nigeria Greg Nwokolo sedangkan Arema Indonesia, Striker Tim Nasional Singapura sekaligus Kapten Team yang musim lalu turut mengantarkan Arema Indonesia meraih gelar juara Nooh Alamshah telah mulai kembali menunjukkan ketajamannya ketika mencetak 2 goal saat menghadapi Persib Bandung. Didampingi dengan beberapa pilihan pemain depan seperti mantan penyerang Persija Jakarta T.A. Musafri yang memiliki semangat tanding dan kecepatan yang mengagumkan, juga kecerdikan A. Amiruddin dan semangat muda Kapten Timnas U-23 Yongki Aribowo serta sang Joker Sunarto menjadikan Miroslav Janu banyak memiliki pilihan untuk lini depan Arema Indonesia.

Sedangkan di barisan tengah dan sayap, pemain pindahan dari PSM Hendra Ridwan nampaknya masih akan dipasang menggantikan Gelandang cerdik yang memiliki akurasi tajam Esteban Guillen yang didera cidera, sementara motor serangan Roman Chmello juga belum dipastikan untuk bisa diturunkan menyusul cedera yang dialaminya, namun Miroslav Janu juga memiliki pilihan beberapa pemain yang juga turut mengantarkan Arema Indonesia meraih gelar juara seperti M. Ridhuan yang memiliki kecepatan dan menjadi tandem Nooh Alamshah, juga M. Fakhruddin yang sukses menjebol gawang Shandong Luneng di ajang Liga Champion Asia (LCA) beberapa saat yang lalu, jangan dilupakan pula peran Zulkifli Syukur yang kerap overlap menyayap dari tepi lapangan hingga ke barisan pertahanan lawan, juga gelandang Tukang Air Ahmad Bustomi yang kerap menjadi pilihan Alfred Riedl mengisi starting eleven Tim Nasional. Sementara di kubu Macan Kemayoran beberapa nama seperti M. Ilham dan M. Nasuha yang memiliki kecepatan dan teknik tinggi nampaknya juga akan dipersiapkan pelatih Rahmad Darmawan menghadapi sang Singa.

Ketenangan Purwaka, kecepatan dan kejelian Waluyo, ketangguhan Roman Golian, kecepatan Zulkifli Syukur dan Beny Wahyudi serta adanya darah muda Johan Ahmad Farizi nampaknya tidak membuat Janu Pusing dengan barisan belakang, sementara di kubu Persija ketenangan dan kekokohan Agu Cashmir, kesolidan Erick Arsene Bayemi,Agu Casmir, Ismed Sofyan,dan Ramdani Lestaluhu juga menjadi pagar yang kokoh di lini belakang Persija.

Oleh karena itu, pertandingan 10 April 2010 yang digelar malam di Stadion Kanjuruhan akan menjadi pertandingan yang seru, menarik untuk ditonton ditambah lagi dengan atraksi suporter kedua kesebalasan.

Persaingan meraih papan atas klasemen sementara ISL juga menjadi salah satu daya tarik pertandingan ini. Perlu diketahui, saat ini Persija Jakarta menghuni peringkat 3 Klasemen sementara dengan mengumpulkan 34 point hasil dari 19 pertandingan dan selisih goal (+12) sementara dengan jumlah pertandingan dan selisih goal yang sama (+12) Arema Indonesia mengumpulkan 31 point, sehingga jika Arema Indonesia berhasil menundukkan sang Macan, maka posisi Persija akan tergeser, sementara jika Persija Jakarta yang berhasil meredam sang Singa, maka Macan Kemayoran akan menggeser posisi Kabau Sirah di peringkat ke 2 yang hanya terpaut 1 point.

Pada putaran pertama yang berlangsung di SU GBK Persija Jakarta berhasil menundukkan kekuatan sang Singa dengan skor 2-1. Sementara pada 3 pertandingan terakhir di ISL, Persija Jakarta masih belum menuai kemenangan setelah dikalahkan tuan rumah Persijap Jepara dan ditahan imbang kedua tamunya asal papua. Sementara Arema Indonesia setelah beberapa 2 kali bermain imbang menghadapi tuan rumah Persiba Balikpapan dan Sriwijaya FC di Kanjuruhan, terakhir Arema Indonesia berhasil mempermalukan Persib Bandung dengan skor 2-0. Dengan track record tersebut tentunya Persija ingin mengambil moment kebangkitan dengan menuai kemenangan, sementara Singo Edan juga akan tampil ngeyel untuk mempertahankan trend positifnya. Apalagi, dengan sisa pertandingan yang ada, kedua kesebelasan juga masih sama-sama berpeluang untuk merebut gelar juara musim ini. (lek).

 

VN:F [1.9.22_1171]
Rating: 0.0/10 (0 votes cast)
VN:F [1.9.22_1171]
Rating: 0 (from 0 votes)

Paklek Uning

host cindai. wkakakakaka....

You may also like...

Leave a Reply