Gajian, Janji 6 Point

Beberapa pemain yang hadir di Balai Kota Batu

Para Punggawa Singo Edan, malam kemarin mendapatkan kejutan yang menggembirakan, bertempat di Balai Kota Batu sebagian besar Pemain Arema Indonesia hadir untuk menerima pembayaran Gaji yang sempat tertunda 3 bulan. Seluruh pemain Asing Arema Indonesia yaitu Kapten “Along” Nooh Alamshah, M. Ridhuan, Esteban Guillen, Roman Chmello, dan Roman Gollian nampak hadir, disamping itu beberapa pemain lokal  seperti Ahmad Busthomi, Dendi Santoso, Zulkifli Syukur, Kurnia Meiga, Yongki, Benny Wahyudi, TA Musafri, Leonard Tupamahu, Juan Revi, Al Farizi, Aji Saka, dll. Selain itu, juga nampak hadir perwakilan dari Manajemen dan Yayasan yang selama ini tidak menampakkan batang hidungnya ketika Arema Indonesia di dera krisis keuangan seperti M. Nur dan Siti Nurjannah.

Pembayaran Gaji bertempat di Batu dikarenakan, berdasarakan informasi yang didapatkan Admin @AremaFC yang mendapatkan message dari Wali Kota Batu Eddy Rumpoko bahwa dana pembayaran Gaji yang diberikan berasal dari Konsorsium Pengusaha di Malang Raya dan Pengusaha asal Malang Raya yang memiliki kepedulian terhadap Arema Indonesia. Konsorsium tersebut digalang oleh Wali Kota Batu Eddy Rumpoko.  Menyinggung kehadiran M. Nur dan Siti Nurjannah, Eddy Rumpoko menyampaikan bahwa kepengurusan yang ada sekarang akan dipertahankan hingga usai musim kompetisi ISL 2010/2011.

Lebih lanjut disampaikan bahwa Konsorsium meskipun tidak men-Take Over Arema Indonesia, namun kepeduliannya tidak hanya sampai musim ini, namun akan tetap memback up team sampai kedepannya, sehingga jika hal ini benar dapat diyakini bahwa untuk musim depan Kondisi Arema Indonesia berada pada Zona Aman seperti harapan seluruh Aremania. Disamping itu, Eddy Rumpoko bersama Konsorsium juga akan memindahkan Mess Arema di Batu lengkap dengan fasilitas tempat latihannya. Menurut beliau hal ini sangat efektif mengingat selama ini, berbagai team ISL juga sering mengadakan Training Centre di Batu, sehingga sangat disayangkan jika Team Lokal seperti Arema Indonesia tidak memanfaatkan keberadaan Batu dengan berbagai fasilitas dan dukungan alamnya sebagai tempat latihan rutinnya.

Pak Eddy Rumpoko dan Perwakilan Yayasan dan Manajemen yang Hadir

Dengan pembayaran tunggakan gaji selama 3 bulan, artinya masih ada 2,5 bulan hingga kontrak pemain berakhir. Hal ini sempat ditanyakan oleh Kapten 2 Zulkifli Syukur yang meminta jaminan bahwa pemain tetap di gaji meskipun tidak ada pertandingan yang dihadapi, atas hal ini Pak Eddy memberikan jaminannya bahwa pemain akan digaji sampai dengan kontrak selesai.  Selain itu, Kapten Along  juga menanyakan perihal gaji pegawai, tukang pijit, dll yang selama ini juga sudah bekerja keras demi keberlangsungan Team Arema Indonesia, atas pertanyaan ini M. Nur berjanji akan bertemu dengan karyawan dan staff lain hari ini untuk memberikan pembayaran gajinya, dana untuk inipun juga sudah disiapkan oleh pihak Konsorsium.

Yang menarik, pada pertemuan tersebut sebagaimana disampaikan pak Eddy, atas permintaan dari pihak Konsrsium agar para pemain menandatangani surat pernyataan akan mengikuti kompetisi sampai selesai sesuai dengan kontrak. Atas permintaan ini muncul reaksi dari pemain, hal ini dikarenakan selama ini meskipun gaji tertunggak toh pemain masih mau bermain untuk Arema, apalagi kalau sudah dibayarkan, kenapa harus ditanyakan lagi loyalitas para pemain?. Menyikapi hal ini, diambil jalan tengah tidak perlu masing-masing pemain menandatangani surat Pernyataan, namun cukup satu surat pernyataan saja untuk semua pemain.  Dan juga, secara lisan, sebagai ekspresi kegembiraannya para pemain juga berjanji akan memberikan totalitasnya dalam 2 laga pamungkas dan berjanji akan memberikan kemenangan sebagai hadiah untuk konsorsium dan Aremania tentunya.

Rekapitulasi yang dilakukan langsung dihadapan Uang Cash untuk Gaji

Siapapun anggota konsorsium tersebut, setidaknya tunggakan gaji 3 bulan yang selama ini menghantui team telah dilunasi. Berbagai program perbaikan team kedepannya juga sudah direncanakan. Dan dari informasi dari berbagai pihak yang diterima, juga tidak ada niatan dari konsorsium tersebut untuk menyeret Arema dalam kepentingan Liga Lain. Namun, dalam kondisi seperti sekarang ini, bukan berarti totalias Aremania dalam mendukung Team berkurang. Kewajiban kita semua sebagai suporter tetaplah memberikan dukungan kepada team kebanggaan kita, kala berlaga di Kandang maupun Tandang, disaat menang maupun kalah. Di seluruh pelosok dunia, tidak ada team yang besar tanpa diiringi dengan dukungan suporter yang besar, dan juga tidak ada Liga yang besar tanpa dukungan sorak sorai, tarian dan gemuruh nyanyian Suporter distadion. Mari tetap kita jaga keangkeran Kandang Singa yang selama ini selalu menimbulkan semangat tak kenal lelah pemain Arema dan membuat pemain lawan begidik. S1J. (lek)

 

 

 

informasi dan gambar di kutip dari paparan admin @AremaFC

 

VN:F [1.9.22_1171]
Rating: 0.0/10 (0 votes cast)
VN:F [1.9.22_1171]
Rating: 0 (from 0 votes)

Paklek Uning

host cindai. wkakakakaka....

You may also like...

3 Responses

  1. Agitsaleb says:

    ada udang di balik batu….. kenapa jajaran staff pelatih tak diundang???

    VA:F [1.9.22_1171]
    Rating: 0.0/5 (0 votes cast)
    VA:F [1.9.22_1171]
    Rating: 0 (from 0 votes)
  2. Bro Fahroe says:

    mulai ruweett

    VA:F [1.9.22_1171]
    Rating: 0.0/5 (0 votes cast)
    VA:F [1.9.22_1171]
    Rating: 0 (from 0 votes)

Leave a Reply