Bukankah Kita Satu?

Sudah hampir kurang lebih tiga bulan mungkin klub-klub di Indonesia libur dari kompetisi. Sudah selama itu juga saya tidak melihat Arema berlaga di lapangan hijau.  Jangan kalian Tanya seberapa rindukah saya melihat para singo edan itu, seberapa deg-deg an nya saya menanti keputusan demi keputusan yang ada dalam tubuh Arema. baik dari transfer pemain, manajement dan yang paling hangat-hangatnya di bicarakan sekarang adalah tentang dua kubu yang terdapat dalam tubuh Arema.

Terus terang, saya tidak begitu menyimak berita tentang dua kubu itu. toh menurut saya yang jelas sebagai orang awam, mau kubu manapun yang mereka junjung tetap Arema. yang mereka tanam di hati mereka adalah cinta Arema. dan yang mereka mau adalah untuk memajukan Arema.

Mengapa saya begitu yakin?

Sebenarnya bukan soal yakin atau tidaknya, tetapi lebih mencoba berfikir positif. Dan jika kalian Tanya siapa yang saya dukung, ya saya dukung Arema yang mempunyai supporter loyalitas tanpa batas seperti Aremania dan Aremanita. simple kan?

Karena bukankah seharusnya begitu? Karena kita telah terikat SATU.  Satu dalam semangat, satu dalam rasa kagum dan satu dalam ucap salam yaitu “salam satu jiwa”? bukankah tidak pernah terhitung seberapa sering kita mengucapkan “Salam Satu Jiwa” jika kita bertemu teman kita sesama aremania dan aremanita? Bahkan bukan hanya antar supporter Arema, tetapi juga para pemain Arema pun sering kali dengan bangga berucap seperti itu. atau, apakah sudah hilang rasa SATU JIWA kalian hingga ada beberapa teman yang saling mencaci maki hanya karena munculnya dua kubu itu?

Mengapa kita seakan ada yang terprovokasi karena adanya dua kubu itu? mengapa kita tidak berdoa saja, bahwa siapa pun yang nantinya terpilih menjadi pengurus Arema, baik dari kubu RK dan M.Nur akan menjadi seseorang yang benar-benar akan memajukan tim kesayangan kita yaitu Arema.

Sekarang, mari nawak. Dimanapun kalian berada. Dimanapun kalian menumbuhkan rasa cinta kalian terhadap Arema, seberapa jauhnya kalian dengan tim yang berjuluk singo edan itu, kembalilah kita focus mendukung Arema. men-support baik para pemain yang masih bertahan di Arema dan juga mereka yang baru bergabung dengan Arema. coba lupakan sejenak masalah itu, mari kita bangun kreativitas baru untuk Arema di liga yang akan datang. Kerahkan lagi semangat kalian untuk menyanyikan yel-yel untuk Arema kita. Arema tercinta.

lalu, jangan pernah kita lupa untuk mengucapkan terima kasih dan selamat tinggal untuk para pemain yang sudah memilih  untuk meniggalkan Arema dan bergabung dengan tim lain. Terima kasih untuk kalian telah membuat kami semua bangga karena telah memiliki ‘singa’ semacam kalian. Semoga kalian sukses di sana dan tidak melupakan kami yang pernah begitu mencintai kalian karena telah pernah menjadi bagian dari jiwa kami, jiwa Arema.

dan, selamat datang untuk singa-singa Arema yang baru. Selamat merasakan euforia yang maha dahsyat dari kami, AREMANIA AREMANITA. Selamat merasakan jatuh cinta untuk tim kebanggaan kami. Yaitu AREMA.

SALAM SATU JIWA!

“Kami Arema, SALAM SATU JIWA di Indonesia kan slalu ada slalu BERSAMA, untuk kemenangan, KAMI A..RE..MA…”

Oleh : Sarahanna | sumber : http://annlawliet.blog.com/2011/09/23/bukankah-kita-satu/

VN:F [1.9.22_1171]
Rating: 0.0/10 (0 votes cast)
VN:F [1.9.22_1171]
Rating: 0 (from 0 votes)

Paklek Uning

host cindai. wkakakakaka....

You may also like...

Leave a Reply