Merindukanmu

by Yo Sugianto on Saturday, December 24, 2011

Seperti drama televisi yang membuat lelah

dengan pemain yang itu-itu saja

aku tak peduli untuk terus mencari

melangkah ke sudut stadion itu

seperti dulu saat kita berteduh

dan kau mengeluh tentang lamanya waktu

dengan siang yang membuat derasnya peluh

 

pernah kita menyaksikan pertandingan

kau berteriak sambil melompat

tak pernah seperti aku yang mengumpat

saat tendangan tak menjadi gol

kau juga hanya tersenyum melihatku begitu

seperti maklum lelaki perlu ruang

untuk mencaci diri sendiri

 

dalam perjalan pulang kau bertanya

“kapankah kita mengunyah prestasi

di saat pengurus pssi main kebiri?”

aku hanya tersenyum menatap jalanan

yang mendadak sepi di tengah tiupan terompet

dan bendera yang masih terus dikibarkan

meski kita baru saja kalah

 

sejak itu aku selalu dihantui tanyamu itu

seperti saat  berdiskusi dengan teman

atau ketika mencoba menulis puisi

karena aku tak tahu harus bertanya kemana

para wakil rakyat hanya sibuk korupsi

atau mengamankan posisi

sementara kisruh soal bola terlewatkan begitu saja

seperti halnya bumi papua yang dikeruk juragan amerika

 

tak hanya engkau yang merindukan itu

semua juga begitu

tapi selalu terbentur pada jidat petinggi pssi

yang dulunya memaki fifa dan kini disembah-sembah

 

aku terus mencari jawab atas itu

seperti juga kerinduan akan masa lalu

saat bisa berbincang soal bola tanpa peduli soal warna kaos

apakah merah, kuning atau biru

 

rindumu itu tetap kusimpan selalu

meski hati sedang lusuh

menyaksikan negeri bola yang terus rusuh

 

sawangan, 2011

VN:F [1.9.22_1171]
Rating: 0.0/10 (0 votes cast)
VN:F [1.9.22_1171]
Rating: 0 (from 0 votes)

You may also like...

Leave a Reply