Belajar dari Luzhniki Stadium Moscow Rusia

Oleh: Yunita Umniyati

Menyaksikan pertandingan sepakbola secara langsung di stadion telah menjadi kenikmatan tersendiri bagi pecinta olahraga terpopuler di dunia tersebut.

Berangkat dengan memakai atribut tim yang didukung, bernyanyi sepanjang pertandingan, berteriak saat pemain melakukan penyerangan, bersorak ketika gol, atau bahkan menangis saat tim kesayangan kalah sudah menjadi semacam rutinitas bagi para suporter di belahan dunia manapun.

Bahkan bagi sebagian penggemar sepakbola, datang ke stadion adalah candu, walau terkadang harus menjumpai hal-hal tidak menyenangkan dimana salah satunya adalah soal keamanan.

Faktor keamanan merupakan salah satu perangkat dalam penyelenggaraan pertandingan sepakbola, sehingga panitia penyelenggara wajib memberikan perhatian sesuai dengan standar yang ditetapkan, terutama menyangkut pengamanan dalam pertandingan berskala internasional.

Di sini pengamanan yang dimaksud tentu saja berhubungan dengan pengamanan pada tempat diselenggarakan pertandingan, dimana di Indonesia stadion utama Gelora Bung Karno menjadi tempat penyelenggara pertandingan berskala internasional terbanyak.

Stadion megah kebanggaan Indonesia yang mulai dibangun pada tahun 1960[1]dengan mengambil konsep Luzhniki stadium Moscow, senantiasa menjadi perhatian saat penyelenggaraan, termasuk soal pengamanan yang sudah beberapa kali “kecolongan”.

Terlepas dari siapa yang bertanggungjawab, maka mungkin sudah saatnya untuk mengevaluasi diri. Salah satu cara yang bisa dilakukan adalah dengan melihat bagaimana pengamanan suatu even pertandingan pada suatu stadion di negara lain, salah satunya pada perhelatan Liga Champion Eropa di Luzhniki stadium.

Luzhniki stadium yang menjadi kandang klub CSKA Moscow selama kompetisi Liga Champion Eropa 2011/2012, menerapkan sistem penjagaan 5 lapis untuk babak penyisihan grup dan 6 lapis untuk babak 1/8 final, dimana setiap lapis ditempatkan pada 5 dan 6 radius berbeda.

Subway dan Metro train di Moscow (foto Achmad Hazmy )

Lapis pertama berada sekitar 30 meter dari pintu keluar metro (kereta bawah tanah ) atau radius 550 m  dari stadion.

Pada lapis pertama pasukan keamanan membentuk barisan rapat horizontal dan hanya menyisakan “pintu” yang hanya bisa dilalui maksimal 2 orang.Selain itu pasukan polisi berkuda turut bersiaga pada wilayah ini.

Lapis kedua berada pada radius 500 m dari stadion, dengan menerapkan sistem penjagaan yang sama dengan penjagaan pada lapis pertama. Polisi dengan anjing polisi berbaris membentuk pagar menuju stadion.Tak ketinggalan pasukan tank pun ikut berjaga.

Lapis ketiga, radius 150 m dari stadion, penjagaan semakin diperketat.Suporter pria dan wanita dipisah.Tiket wajib ditunjukkan.Tas, isi kantong jaket dan celana harus dikeluarkan, termasuk dokumen.

Setelah itu dilakukan pemeriksaan oleh polisi wanita bagi supporter wanita dan polisi pria bagi supporter pria dengan meraba mulai dari kepala sampai kaki untuk memastikan tidak ada barang yang disembunyikan di bagian dalam pakaian atau pun sepatu.

(Tiket pertandingan reguler  CSKA Moscow , desain  sederhana namun susah di palsukan /foto Nyit nyit)

Penjagaan lapis keempat berada pada pintu masuk stadion, dimana supporter terpisah berdasarkan sektor dan tribun sesuai dengan tiket yang dimiliki.Disini kembali isi tas akan diperiksa berikut kesesuaian tiket.

Setelahnya supporter akan diperkenankan menuju alat sensor tiket yang juga merupakan “kunci” pintu stadion, dimana jika tiket yang dimiliki asli dan sesuai maka pintu akan dapat berputar.

Pada lapis kelima, yakni setelah melalui tangga sesudah memasuki pintu stadion, kembali supporter dipisah berdasarkan gender untuk dilakukan pemeriksaan menyeluruh mulai dari kepala sampai kaki.

Dan pemeriksaan terakhir berada tepat di pintu masuk tribun dengan menempatkan 2 personil keamanan pria dan 2 personil kemanan wanita.

Di sini kembali tiket diperiksa dan dilakukan pemeriksaan fisik mulai dari kepala sampai kaki.

Dibagian dalam stadion personil keamanan bersiaga dengan membentuk barisan rapat di sekeliling dalam stadion.

Pada tribun untuk penyandang cacat pun sejumlah personil keamanan disiagakan.Dan penjagaan terus dilakukan bukan hanya sampai berakhirnya pertandingan di lapangan hijau, tetapi sampai supporter kembali memasuki metro.

Adapun pasukan keamanan yang diturunkan berjumlah 3261 personil, termasuk 539 polisi dari Rayon Moscow dan 1800 dari Kementrian Dalam Negeri Rusia[1].

Dengan penjagaan yang ketat, pemeriksaan yang cermat,  dan antisipasi yang cepat, menjadikan jaminan tersendiri atas keamanan sepanjang penyelenggaraan pertandingan. Efek positif akan langsung dapat dirasakan oleh banyak pihak.

Lantas, bagaimana dengan perbaikan sistem pengamanan pertandingan di stadion utama Gelora Bung Karno?Mampukah, setidaknya secara bertahap,mendekat isistem pengamanan pertandingan seperti di Luzhniki Stadium?

*Penulis adalah seorang Aremanita yang kuliah di Moscow dan gemar sepakbola


[1]NEWSru.com//новости спорта//21 февраля 2012 г.

 


[1]Pour, Julius (2004), Dari Gelora Bung Karno ke Gelora Bung Karno, Jakarta: Grasindo.

VN:F [1.9.22_1171]
Rating: 6.0/10 (1 vote cast)
VN:F [1.9.22_1171]
Rating: 0 (from 0 votes)
Belajar dari Luzhniki Stadium Moscow Rusia, 6.0 out of 10 based on 1 rating

You may also like...

1 Response

  1. Exo ARsen says:

    Masalahnya,Aparat yg berjaga utk Menjaga dan bertanggung Jawab….coba Lihat di Indonesia,seminggu sebelum AREMA vs Persebaya sdh ada Himbauan : DILARANG masuk ke surabaya bagi AREMANIA….apa sebutan utk ini…???

    ——————————————————————————————–
    Scoucers Bisa selalu Hadir di Old Trafford karena mereka akan dijaga secara Ketat oleh Aparat keamanan dari Stasiun atau TIKUM Liverpudlian – Old Trafford..didalam Stadionpun akan dijaga sisi kiri-kanan…dan dibagian Sisi Selatan sebagai jatah Suporter Tamu dimana mereka Persis dibawah arem Red Army mereka dijaga secara Ketat…Sehingga Rivalitas 2×45 Menit sangat Terasa…Makian FUCK SUAREZ…..BLOODY Gerrard…KIng Fuckin Daghlish Shit Berhamburan tanpa ada hukuman Rasis dan Kerusuhan…….
    ==========================================
    BEDA….

    VA:F [1.9.22_1171]
    Rating: 0.0/5 (0 votes cast)
    VA:F [1.9.22_1171]
    Rating: 0 (from 0 votes)

Leave a Reply