Sore di Senayan

1011575_582857178476823_1085339372_nPemandangan dari tribun VIP sektor 24 GBK ( foto Novie s )

Oleh : PAS

Berbagai aktivitas untuk mengisi hari  sabtu dan minggu di Jakarta baik bersama keluarga  saudara maupun dengan rekan kerja dengan bersepeda bersama di Car Free Day kuliner di berbagai penjuru kota ,hunting foto bahkan menghadiri undangan pernikahan teman dan keluarga.,Tak pelak  meski hari libur terlihat banyak orang berpakaian rapi dan ada pula  bermotif batik  selain untuk beribadah ke gereja nagi orang Nasrani juga pergi untuk memenuhi undangan pernikahan ,Begitu juga pada tampak beberapa pasang Penjor plus inisial  sepasang mempelai pada gerbang  gedung gedung yang ruangannya di sewakan pada acara pernikahan

Di Senayan pada hari hari tersebut  menjadi pusat aktivitas tambahan untuk refreshing mulai jum at malam dari perorangan seperti jalan santai ,lari mengelilingi area Stadion dan  secara berkelompok melalui komunitas bermacam macam bidang olahraga  atau mengasah kemampuan seni lainnya seperti tari,disamping itu yang amat menggiurkan adanya bermacam macam Bazaar maupun Pameran dari berbagai Produk  Gadged maupun Automotif  di gelar di Jakarta Covention Centre yang masih satu komplek  di Senayan.

Tak dapat  di hindarkan untuk  terseret dalam pusaran aktivitas tambahan tersebut maka pada hari Minggu 9 Maret 2013 harus menghadiri pernikahan rekan kerja di Gedung Universitas Al Azhar Aula Arifin Panigoro di kawasan yang tidak jauh dari Senayan.

Sepulang  dari acara tersebut pukul 13.30 wib  melintas kawasan Senayan dan  hari itu di gelar  pertandingan Persija melawan tamunnya Sriwijaya FC .Akhirnya untuk mengisi waktu luang dan refreshing saya dengan baju kondangan  memutuskan turun di pinnggir halte jalan Sudirman dan memasuki gerbang Gelora Bung Karno yang sudah hampir setahun lebih tidak saya kunjungi karena aktivitas kerja di  luar ibukota .

Sepakbola sebagai sarana hiburan juga jembatan silaturahmi sesama Aremania atau dengan suporter lainnya seperti Jakmania , Sriwijaya plus dengan keunikannya yang menjadikan lebih berwarna.

Masuk dari gerbang dekat halte Senayan jika  berjalan lurus akan tiba di pintu VII dan ke kiri beberapa blok memasuki Pintu X disebelah pojok selatan atau sektor 17 .di situ adalah gerbang masuknya Bus  bus tim yang akan bertanding.

Pada sore itu pukul 14.00 wib  .datang bus warna hijau yang di dalamnya para punggawa Persija namun ada beberapa the Jakmania faham siapa penumpangnya tampak lima puluhan dari mereka membentangkan syal dan meneriakan yel yel dukungan.sedangkan untuk suporter dari Sriwijaya FC baik Singamania (dengan atribut kaos bergambar singa warna hijau ) maupun Sriwijaya mania (dengan atribut seperti jersey tim wong kito berwarna kuning ) tidak ada satupun dari mereka di pintu tersebut saat bus warna orange berisi punggawa kebanggaan wong kito Sriwijaya FC,

P1Kursi kursi  Tribun VIP banyak yang kosong

 

Bersama Novie Saputri ( menurut pengakuannnya doyan terhadap sepakbola sejak kecil dan juga  karena bapaknya seorang  pemain sepakbola  ) adalah  mahasiswi smester terakhir Universitas Pasundan Bandung secara kebetulan  di kenalkan oleh  Haryanto Kurusetra teman jurnalis dan seorang Singamania asal Palembang   masuk lewat pintu utama..

Animo penonton di dalam stadion mencapai 21500 orang baik mayoritas Jak mania maupun seratusan  pendukung Sriwijaya FC.

Jalannya pertandingan berjalan normal.yang sangat tidak  nyaman untuk menikmati pertandingan dari  bangku VIP maupun VVIP  dideretan bawah mendekati pinggir lapangan  adalah saat terjadi  perebutan bola pemain kedua tim  di area  lapangan tengah atau di pinggir lapangan tengah karena terhalang oleh Settle ban pemain kedua kubu dan tempat Pengawas Pertandingan ,mungkin karena saya sering duduk di tribun ekonomi..

Spanduk spanduk  kritikan terhadap Komdis PSSI baik dari  Jakmania di tribun utara  juga ada di tribun selatan yang di tempati ratusan Singamania  ( sedangkan Sriwijaya mania di tribun utara ).Regulasi Liga Indonesia yang melarang menyalahkan Red  Flare ,Kembang api dan smoke bomb sebelum dan selama pertandingan di patuhi oleh suporter tuan  .diganti dengan petasan kertas maupun pelemparan pita kertas.

Saling  respek mutlak bagi orang yang menggantungkan hidup di setiap bidang olah raga termasuk sepakbola .Kala  pertandingan usai pukul 17 20 wib diiantara kerumunan pemain kedua  tim saling bersalaman.Terlihat seorang pemain dari Sriwijaya FC Lancine Kone mendekati  Blitz Tarigan  assisten pelatih Persija untuk bersalaman dan berpelukan seperti melepas rindu karena keduanya saling bahu membahu pada tim yang sama Deltras Sidoarja pada ISL 2011 – 2012.Sang striker Sriwijaya dengan sabar menunggu sang assisten pelatih Persija yang menjemput putri dan putra membawa jersey warna merah  untuk di tukarkan dengan jersey warna kuning .selanjutnya mereka bercengkrama sejenak sebelum ke kamar ganti masing masing.

Saling  respek mutlak bagi orang yang menggantungkan hidup di setiap bidang olah raga termasuk sepakbola  tidak hanya pemain tapi juga suporter .,Sebelum meninggalkan Stadion sempat  bercengkrama barang sejenak dengan teman teman pendukung kedua tim  secara tidak sen namun sayang saya tidak ber salaman  dengan teman jurnalita dari Palembang  Windy Aprilia dan juga Sriwijaya Mania (yang sempat mual saat bersama menikmati moda transportasi dalam kota dengan Bus Trans Jakarta jurusan Blok M ke Lebak Bulus )maupun ucapan terima kasih ke Viola Kurniawati Media Officer Persija di karenakan harus mengantarkan Novie Saputri ke Hotel Kartika Chandra untuk memesan bangku travel tujuan Bandung dan tentunya menemui pemain pujaannya Sriwijaya FC ,

Selanjutnya ke tempat mess kerja saya di kawasan Setiabudi sembari melihat rombongan Jakmania dengan menggunakan Kopaja 66( jurusan  Blok M -Manggarai ) plus ada yang duduk di atapnya dengan meneriakkan yel yel tertib bergembira tapi riskan keselamatan jiwanya.

 

 

VN:F [1.9.22_1171]
Rating: 0.0/10 (0 votes cast)
VN:F [1.9.22_1171]
Rating: 0 (from 0 votes)

You may also like...

Leave a Reply