Aremania berkunjung ke Stamford Bridge

Oleh : Sam Harie Pandiono Paimin

unnamed (19)

Catatan penting tour kali ini adalah menimba ilmu dari klub – klub  besar dari sisi tim tuan rumah , panitia pertandingan dan  pemahaman sisi suporter sebagai  pemain ke 12  bagaimana mereka “Meneror Lawan“.

Disetiap kunjungan dimanapun ayas berada selalu menyempatkan menanda tangani prasasti untuk Aremania dan Aremanita bukan atas nama korwil, komunitas, atau ayas pribadi. Karena dengan demikian Aremania dipenjuru dunia sudah “menimba” ilmu meskipun hanya dari cerita ini.
Stanford Bridge
Stamford Bridge adalah sebuah stadion sepak bola di London yang merupakan stadion kandang Chelsea Football Club sejak 1905. Stadion ini sering disebut “The Bridge” oleh penggemar klub tersebut dan memiliki apasitas 41.837 kursi penonton.Berada di Fulham Road London SW6 1 HS Inggris di resmikan  1877.
Stadion ini amat mengesankan, Salah satu yang tidak pernah terbayangkan ada tulisannya Maurinho “Lampu Adalah Saksi bisu, pemain menang, pemain kalah, pemain sedih, pemain bergembira Lampu tetap menyala”.
Disamping ada beberapa tulisan “No Standing ” di karenakan memang sangat tidak layak dilakukan  jika penonton depan  berdiri sedangkan penonton yang duduk di bagian belakang jika berdiri maka kepala akan  menyundul beton bagian bawah  tribun atas ini berbalik dengan slogan  Aremania yang selalu mendengungkan “Keep  Standing & Singing”
unnamed (23)
unnamed (24)
unnamed (25)
Disini layaknya di Old Traford, tempat ganti pemain lawan didesain sedemikian rupa sehingga banyak tim yang merasa tidak nyaman bahkan salah seorang oficial lawan sempat complain keras bagaimana  perlakuan klub  Chelsea. Bahkan ada tertulis didalamnya seorang “Messi” sekalipun tak akan mampu membuat goal di kandang Chelsea.
Forever Blue  (Sekali Biru Tetap Biru ) memberi  kesan mendalam buat ayas sebagai Blue Real Aremania yaitu siapapun pemain , pelatih ,manajemen dan sponsor adalah profesional yang  bisa pergi dan  berganti baju setiap saat, namun jiwa seorang suporter biru tak pernah berganti meski dalam keadaan senang ataupun susah.
Ketika pemandu menanyakan kepada para pengunjung ”Apa  kalian semua pendukung Chelsea? ” .Ayas jawab ”Saya bukan, Saya adalah Aremania Indonesia pendukung Arema FC.”,
Sempat terhentak beberapa pengunjung yang  ternyata datang  dari Ajax Belanda, Indipediente Argentina, dan beberapa Chelsea Korea, Jepang serta Chelsea Malaysia.
Ayas harus memberitahu ke pengunjung lain  bahwa Aremania untuk Arema FC, Sekalipun datang ke kandang klub  Chelsea, layaknya klub profesional yang belajar atau uji coba
unnamed (22)
unnamed (21)
unnamed (18)
unnamed (16)
unnamed (17)
Aremania suporter profesional ( tanpa balutan organisasi resmi ) tetap perlu belajar dari klub yang sudah besar seperti Chelsea untuk mendapatkan inspirasi  baru buat “sangu” melangkah kedepan.
VN:F [1.9.22_1171]
Rating: 0.0/10 (0 votes cast)
VN:F [1.9.22_1171]
Rating: +1 (from 1 vote)

You may also like...

Leave a Reply