Return to Jakarta

Oleh : PAS

Tsim Sha Shui 15 Mei 2014

Satu persatu dari kita meninggalkan Hong Kong kembali ke tanah air Indonesia untuk menjalani segala aktivitas dan rutinitas seperti biasanya.

Terdengar ketukan pintu kamar saat pukul 04.00 waktu setempat untuk membangunkan kami.Terlihat Sam Jules dan Sam Aries ( Aremania Malaysia ) sudah siap hendak berangkat sekalian berpamitan dengan kami yang masih tersisah dan celakanya mereka tidak bisa membuka pintu keluar penginapan meski sudah tidak terkunci.Alhasil saya peragakan cara membukanya sedikit dengan kekerasan dan mereka tersenyum sambil berkaata ‘’Oh..walaaaah ‘’.

Kita bersama sama ke lantai 5 melalui tangga darurat menuju kamar penginapan Sam Harie Pandiono sembari bercengkrama sejenak mengisi waktu sebelum turun dan mengantarkan mereka menaiki taksi untuk menuju bandara Hong kong Internasional.

Dari pukul 09.00 sampai 15.00 waktu setempat  selama itu kami gunakan untuk mengunjungi tujuan wisata yang tidak sama di hari kemarin di Hong Kong seperti The Peak dan tempat lain lainnya sebelum menuju tanah air.

IMG_8101a

Passion

Kita berpamitan dengan para Aremanita baik secara langsung atau dengan bicara melalui selular phone.Bahkan seorang penjaga penginapan bernama Sidiq asal Ghana terkesan akan kehadiran kita seraya berujar ‘’Apakah suporter Indonesia akan selalu pergi bersama  timnya walau bertanding keluar negeri ?’’ ,’’Saya tidak tahu  kecuali hanya Aremania dan Aremanita seperti yang kamu lihat’’jawab saya sembari melihat dia tersenyum saat berjabat tangan.

Pukul 15.30 waktu setempat kita putuskan untuk ke bandara Hong Kong bertiga dengan menggunakan jasa bus tingkat  kode A21 dari seberang penginapan Tsim Sha Shui  dengan tarif  DHK 33,00 per orang.

Sore itu cuaca cerah kita duduk di bagian atas bangku terdepan sehingga pemandangan kota selama satu jam perjalanan melintasi N Lantau Highway dapat ternikmati sesuai rencana sekalian di  abadikan.Namun sayang seribu sayang setelah bus meninggalkan daerah Mongkok dikarenakan  sejuknya AC ditunjang laju bus yang terkendali di jalan yang mulus membuai mata untuk terpejam.

IMG_8359

 Jalan mendekati Hong Kong International Airport

Tak terasa sudah mendekati daerah bandara dan kita berhenti di  pintu masuk keberangkatan 2 .satu terminal yang rapi bersih dan bercampur konter konter barang branded  mulai dari pakaian perhiasan dan makanan yang harganya lebih murah dari Singapura.

Pukul 16 .45 waktu setempat kami  check in dan menunggu satu jam berikutnya untuk boarding.Selama menunggu kami kedatangan aremania lainnya yang jadwal penerbangannya selisih 2 jam berikutnya tetapi dengan maskapai yang sama yaitu Tiger Air.

Untuk menuju pesawat  yang parkIr agak jauh namun  maka kita di haruskan melewati rute dengan petumjuk yang jelas dan beberapa pintu  pihak Imigrasi Hong Kong sebelum kita naik bus bandara lagi untuk menuju pesawat  yang agak jauh dari terminal keberangkatan.

Hal tersebut  dapat di maklumi karena kami menggunakan  penerbangan dengan tiket promo atau dengan tarif ekonomi dan di tambah banyaknya pesawat yang transit di bandara ini

Selanjutnya pukul 20.30 waktu setempat pesawat terbang ke Singapura setelah mengalami penundaan 45 menit ,Saya sempat melihat melalui jendela ternyata di bawa pesawat tersebut ada beberapa pihak keamananan bandara melakukan pemeriksaan beberapa barang bagasi dengan seksama untuk memastikan  aman untuk masuk Hong Kong.Dan  harus menunggu pemeriksaan selesai di lakukan bila di temukan barang bagasi tersebut tidak aman maka pesawat tersebut akan menerbangkan barang bagasi tersebut kembali ke Singapura atau alamat pengiriman awal.

Penumpang hampir 75% menempati tempat duduk..Alhamdulillah kali ini kami dapat pesawat yang jauh lebih baik dari sewaktu berangkat dari Jakarta sehingga dapat tidur lebih dua jam dari 3jam 30 menit waktu penerbangan.

Saat  terbangun lewat jendela pesawat sempat melihat daratan yang berlampu,Kami pikir ini sudah dekat Singapura.tapi melihat ketinggian dan lampu lampu didaratan  yang lebih sedikit menandakan itu Vietnam sesuai dengan peta yang terlihat di bangku pesawat.dan Negara itu mengingatkan bahwa Arema Indonesia pernah kalah dengan tim Negara tersebut.

Akhirnya pesawat tiba di singapura pukul 23.15 waktu setempat.setelah mengurus tiket transit di gate E dengan kondisi perut lapar dan mata mengantuk jadi satu.membuat kami merogoh recehan dolar Singapura  yang tersisa menuju Dunkin Donut membeli minuman hangat dan donut tentunya.

Setelah cuci muka dan membersihkan badan selanjut tidur sembari menunggu jadwal penerbangan kami 6 jam kemudian

Pukul 6 .40 waktu setempat kami terbang ke tanah air  dan lagi lagi bersyukur kita ikut pesawat Tiger Air yang lebih bagus lagi.plus penumpang juga tidak  penuh sehingga tiba di Jakarta lebih awal 15 menit dari jadwal yang tertera di tiket.

Tiba di Bandara Soekarno Hatta Jakarta pukul 06.55 wib dengan selamat.dan kembali ke rutinitas semula menjadi pekerja di kota yang penuh dengan segala problematikanya .

Satu hal yang terkesan dan terkenang adalah kebaikan dan kerelaan Aremanita HK dalam membantu kita walaupun dengan segala keterbatasannya.namun sisi kebersamaannya yang patut di acungi jempol.

Meski mayoritas para wanita namun bukan suatu kendala dalam mengkoordinasi tiket masuk dan tetap bersemangat membantu Aremania – Aremanita  secara tertib di tribun.mereka juga menjadi jembatan dan penterjemah terutama bahasa China antara pihak panitia pelaksana  pertandingan dengan kita soal Law of The Game.

Apapun namanya pertemuan pasti ada perpisahan.namun pertemuan yang berkesan tidak mengenal perpisahan tapi hanya menunda pertemuan pertemuan berikutnya yang lebih punya kenangan mendalam tentang arti  kekeluargaan ,persaudaraan dan persahabatan yang di bangun oleh satu kecintaan terhadap eksistensi Arema Indonesia FC.

Banyak di antara mereka yang harus berpisah dengan berat hati.seakan waktu berputar sangat cepat .itu dapat terlihat dari sorot mata yang berkaca kaca.jabat tangan yang erat,rangkulan yang bersahabat.bahkan rasa penyesalan dan kekecewaan di ucapkan via handphone karena mereka tidak dapat bertatap muka atau sekedar melambaikan tangan sebagai pengantar kepulangan kami ke tanah air.

 

Tim Arema Indonesia sudah kalah dan tidak mendapatkan apa apa..Namun Aremania setidaknya sudah mendaratkan kaki di Hong Kong dan di sambut suporter tuan rumah ataupun di terima Aremanita HK dengan segala apa adanya.

Waktu yang akan menjawab apakah ini menjadi kenangan sekali saja..atau akan menjadi agenda berikutnya semua berpulang kepada prestasi kedua klub baik Arema Indonesia atau Kitchee SC dan tim tim Hong Kong  lainya di kompetisi negara masing masing .

Kelak di kemudian hari jikalau Tuhan mengijinkan Arema Indonesia berlaga di Hong Kong tidak menutup kemungkinan akan jauh lebih banyak Aremania dan Aremanita luar negara tersebut  yang mendarat.sehingga siap siap Aremanita HK di buat sibuk.

Equality…Equality

For you and me an forever

Equality…Equality

For you and me an forever

You and me.sing and drunk together

(Syair ‘’Equality’’ Begundal Lowokwaru )

Terima kasih kepada Alloh swt .

Nuwus juga buat mbak Miela.mbak Kholli,mbak Ana,mbak Anez.Dwi,Nur,Dhisna,BCL,Dina ,Lia .Ndah,Irdi,Yen2 dan Aremanita HK yang tidak tersebutkan satu persatu,

Thanks to Tiger Air ( The Airline cheap price )

VN:F [1.9.22_1171]
Rating: 2.5/10 (2 votes cast)
VN:F [1.9.22_1171]
Rating: +1 (from 1 vote)
Return to Jakarta, 2.5 out of 10 based on 2 ratings

You may also like...

Leave a Reply