Demi Arema

Oleh : PAS

IMG_0396

Tanpa Bassdrum

 

Berawal ketidak jelasan rilis venue Semifinal ISL 2014 yang dibuat oleh PT Liga Indonesia menjadi kendala tersendiri.Aremania dan Aremanita untuk datang ke Palembang dalam jumlah yang besar.

Suatu pukulan tersendiri bagi Aremania Aremanita untuk dapat mendukung Tim Arema Indonesia secara langsung ,Setidaknya memerlukan waktu 3 hari perjalanan darat dan waktu 2 hari untuk cuti kerja walau harus merogoh kocek agak dalam jika  harus menggunakan moda transportasi pesawat terbang.

Namun itu bukan suatu kendala bagi sekitar 250 an Aremania maupun Aremanita untuk memasuki kota Palembang baik yang datang dari Malang ,Jakarta dan  dari kota kota di Sumatera seperti Lampung,Curuk  dengan segala cara mulai dengan membawa mobil pribadi maupun mobil sewaan tak ketinggalan juga ada yang datang dengan menggunakan transportasi umum baik bus ataupun kereta api.

IMG_0352

Para kakek kakek menempuh 12 jam perjalanan karena sebagai Arema dan Aremania

 

 

Mereka mempunyai bermacam macam cara dengan berbagai kamuflase atau penyamaran selama perjalanan dari mulai masuk ke kapal penyebrangan maupun selama perjalanan menuju Palembang yang harus melintasi basis basis suporter rival.

Mulai Selasa 4 November 2014 pukul 10.00 wib mereka mulai merapat di meeting point jalan Soekarno Hatta di sebuah ruko milik keluarga Sam Eko Arsen yang sejak beberapa hari berkoordinasi dengan pihak keamanan maupun dengan supporter dari Sriwijaya FC.

Rombongan Aremania Aremanita dengan menggunakan mobil MPV baik yang dari Malang maupun dari Curuk Bengkulu dan terkumpul 10 mobil sedangkan yang lainnya masih berada di Masjid Agung Palembang dan di basecamp suporter setempat yang berjumlah 10 mobil juga.

Meski terlihat lelah melewati ribuan kilometer masih terpancar gelora dan semangat tinggi mendukung Arema Indonesia seperti yang di perlihatkan oleh Sam Jules ,Sam Andik dan nawak nawak yang lain yang tidak dapat di sebutkan satu persatu.

Waktu yang terbatas di gunakan nawak nawak untuk rehat ,dan menemui suporter setempat wawancara dengan media lokal maupun media nasinonal.

IMG_0343

Memanfaatkan waktu lauang untuk sesi wawancara

 

 

Sebelum berangkat menuju Stadion Jaka Baring  sempat berdiskusi kecil tentang segala kemungkinan dan antisipasinya  terhadap kondisi setempat.

Pukul 15.30 wib nawak nawak mulai bergerak menuju Stadion dengan jalur yang sudah di tentukan pihak keamanan setempat dan mengarah kearah pintu utara atau curva nord.sebelum nawak nawak datang awak media sudah menunggu untuk mewawancarai dan mengambil beberapa momen foto.

Pukul 19.00 wib Pemain Arema Indonesia memasuki stadion namun ada hal yang tidak biasa yaitu tidak  menyapa atau tidak  mendekati tribun Aremania Aremanita yang sudah masuk sejam lalu.

Pukul 20.00 wib – 22.20 mulai kick off sampai akhir pertandingan tidak perlu di jelaskan ( Arema Indonesia 1- 3 Persib )

IMG_0600

Hasil Akhir

 

 

 

Dan pemain Arema Indonesia larut dalam kesedihan dan kekalahan.

Tapi ada satu hal yang dilupakan adalah victory lap atau sapaan berupa lambaian  tangan kepada Aremania Aremanita di tribun utara.Bahkan ada beberapa Aremania yang menitikkan air mata dan harus di tenangkan oleh nawak nawak lainnya.

Pukul 23.00 wib kita pulang bersama sama namun ada rombongan dari Aremania Lampung berangkat lebih awal.setelah berkumpul semua kita menuju arah luar kota untuk mengantarkan nawak nawak dari Arema Curuk Bengkulu sebanyak 50 orang dengan 5 mobil.Perpisahan tidak terelakkan salaman bahkan berpelukan sungguh sangat mengharukan .

Lalu menuju meeting point di Jalan Soekarno Hatta untuk beristirahat .

IMG_0605

Kenyamanan di tepiskan demi kebersamaan

 

 

IMG_0621

Tidak hanya sebagai dirijen di lapangan tapi menjadi penyemangat dalam menerima kekalahan.

Pagi 5 November 2014 pukul 10.00 wib sebelum pulang nawak nawak diskusi kecil yang intinya saling membesarkan hati  dan menerima kenyataan bahwa Arema Indonesia FC telah kalah namun tidak bisa mengalahkan kecintaan Aremania Aremanita terhadap siapapun yang membela tim Singoedan.

Bahkan seorang Jules berujar untuk menguatkan nawak nawak lainnya ” Kekalahan malam tadi membuat kita jarak perjalanan pulang ke Malang semakin jauh tetapi kita  bangga dapat mendukung Arema Indonesia tanpa peduli apapun ,kita bisa menunjukkan meski kalah jumlah tapi kita ada dan menjadi saksi perjalanan  Arema Indonesia sampai akhir musim ISL 2014”.

Seorang Sam Andi juga menimpali “Selama kita terikat lima huruf yaitu AREMA kita terikat silaturahmi yang tidak terpisahkan antara Aremania dengan Arema Indonesia atau Aremania dengan Aremania di mana saja”.

Meski mereka menyesalkan sikap tim Arema Indonesia yang tidak melihat keberadaan mereka namun yang menjadi catatan sendiri malam itu adalah bagaimana mereka tetap menyanyikan yel yel dukungan tanpa iringan bass drum dan alat perkusi lainnnya yang kontras dengan 5000 an suporter rival lengkap dengan alat musik pendukungnya.

Mereka telah menunaikan hakekat sebagai Aremania yaitu untuk kebanggaan dan harga diri dengan mendukung langsung dan tidak mendahului garis takdir sejauh mana perjalanan Arema Indonesia.

Akan menjadi kenangan sendiri bagi masing masing Aremania dan Aremanita yang tak pernah surut mendukung tim Singoedan walau kalah jumlah namun tidak kalah keberanian seperti ke Palembang dengan mengorbankan waktu kerja ,tenaga dan biaya di samping itu juga di tuntut strategi sendiri dalam perjalanan ketika bersama suporter tim rival .

Jatidiri sebagai Arek Malang telah mereka tunjukkan bukan sekedar militansi biasa namun mereka ada di samping para punggawa Arema Indonesia baik dalam keadaan menang maupun kalah tanpa mengharap apapun atau tanpa kepentingan tertentu walaupun hanya sekedar lambaian tangan sebagai ungkapan terimakasih atau ikatan batin dari para tim Arema Indonesia.

IMG_0623

AREMA

 

 

Dan sebagai penutup ada yang berkata ” Ayo kita pulang ,kembali kerja kita tidak mau menjadi orang susah dan tetap menjadi Arema  Aremania..!”

Sesudah pamit ke istrinya sam Eko akhirnya satu persatu berjabat tangan berpelukan saling berterima kasih dan saling meminta maaf sebagai akhir pertemuan .

Selamat menempuh perjalanan pulang nawak dengan harapan selamat sampai tujuan.Apapun dukungan di Palembang setidaknya akan menjadi kenangan yang patut di patri di jiwa di raga kelak akan menjadi bunga bagi Aremania Aremanita berikutnya.

 

Jadilah bangga karena kau AREMA
Semua tau kita takkan pernah lemah
Jadilah bangga karena kau AREMA
HATI, JIWA, RAGA bak seperti BAJA

(syair Hati Jiwa Raga oleh APA Rapper )

 

 

 

 

VN:F [1.9.22_1171]
Rating: 10.0/10 (1 vote cast)
VN:F [1.9.22_1171]
Rating: 0 (from 0 votes)
Demi Arema, 10.0 out of 10 based on 1 rating

You may also like...

Leave a Reply